Kamis, 15 Agustus 2013

hari kemenangan

0 komentar
Moment Spesial di Hari Kemenangan





Alhamdulillah,
Ahad, 11 agustus 2013, pukul 10.00 Pm
Dengan dibimbing oleh Imam UBK dan salah seorang Mahasiswa CNU
Seorang Lelaki Korea, mengikrarkan dua kalimat Syahadat,,
Dengan nama Abdurahman mari kita doakan
Semoga bisa Istiqamah, menjadi hamba Allah yang pengasih, dan juga bisa menjadi penolong agama Allah,,

Wajah kami berseri-seri pada malam itu,
penuh bahagia, dan canda tawa,
Kami berharap, semoga kita semua juga dapat istiqamah di jalan Allah SWT,
Allah maha kuasa atas segalanya,,
Semoga kita semua dibangkitkan di hari kiamat nanti denngan wajah yang berseri-seri.
Amiin Yaa Robb,.......
Read full post »

Sabtu, 10 Agustus 2013

0 komentar
Hidup adalah Pilihan
Suatu ketika ada seorang anak kecil yang sedang belajar bersepeda,  saat itu usianya baru 7 tahun.
Sepulang sekolah dengan senang hati ia tuntun sepeda barunya ke sebuah lapangan sepak bola di dekat rumahnya, sesampai di lapangan ia mualai mencoba menaiki perlahan-lahan. Namun, apalah daya, jangankan untuk menjaga keseimbangan, menggayuhnya saja ia belum bisa, nampaknya tenaga kecilnya masih terlalu lemah untuk mengayuh sepeda mungilnya. Perlahan-lahan  ia mencoba menggayuh, tapi kakinya sering terpeleset dan menghantam tanah, lantaran ia terlalu memaksakan untuk menggayun sepedanya. Dengan penuh keringat dan  rasa lelah, ia menuntut sepeda mungilnya kembali ke rumah.

Sumber gambar : Google
Di malam harinya dengan merengek-rengek, ia mendatangi ayahnya dan meminta ayahnya untuk mengajarinya bersepeda, di esok harinya. Kemudian dengan penuh kasih sayang sang ayah memeluknya.
Walau dengan berat hati sang ayah, menolak permintaan anaknya, lantaran esok harinya ia harus bekerja, demi mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, ayahnya tidak memiliki waktu siang hari bersama anaknya lantaran ia adalah seorang Satpam, yang harus menjaga sebuah gerbang Pabrik sampai sore hari. Ia baru pulang ketika fajar menanggalkan sinarnya. Dengan tutur kata yang lembut ayahnya mencoba memberi solusi kepada anak semata wayangnya. "Nak, di samping lapangan itu ada sebuah jalan tanjakan kecil yang halus dan tidak terlalu panjang. Coba besok datang kesana dan bawa sepedamu".
 Kemudian sang anak dengan rasa kecewa melepaskan pelukan dari sang ayah dan pergi menemui ibunya. Ternyata sang ibu pun menolak permintaan anaknya, untuk mengajarinya bersepeda esok hari. Dengan berat hati sang ibu katakan, "Nak Ibu mau mengajarimu bersepeda, tapi bukan besok waktunya". Sang ibu kembali memalingkan mukannya dari anaknya, ia sedang sibuk menjahit pesanan pakaian yang menumpuk.
Dengan muka masam sang anak pergi ke tempat tidur, lantaran tadi siang ia terlalu menguras tenaganya untuk belajar sepeda.

Keesokan hari nya ia kembali berangkat ke Sekolah, walau kakinya terasa sakit karena kemarin berkali-kali menghantam tanah. Beberapa jam ia duduk di bangku sekolahnya dengan hati gelisah, nampaknya ia sudah tak sabar untuk belajar menaiki sepeda barunnya. Ia sudah tak sabar untuk membawa sepeda mungilnya ke sebuah tempat yang semalam ayahnya utarakan.

Lonceng berbunyi tiga kali. Itu tanda nya, pelajaran hari itu telah usai. Setelah diizinkan pulang, tanpa bercanda tawa dengan teman-temannya sang anak langsung bergegas pulang dan menuntun sepedanya ke sebuah tanjakan di samping lapangan sepak bola. Dengan penuh semangat ia menaiki sepedanya, dan ia gelundungkan sepedanya ke bawah. sesampai di bawah ia menuntun sepedanya kembali ke atas, dan ia pun kembali menggelundungkan sepedanya, dan membawa naik kembali. hal itu ia lakukan beratus-ratus kali, hingga ia mampu menjaga keseimbanganya, setelah itu ia mulai belajar lagi di tempat yang datar.

Beberapa bulan kemudian ia pun telah lincah mengayun sepedanya, suatu hal yang ia inginkan telah ia dapatkan.

Sebuah pilihan,

Coba bayangkan, jika sang anak tadi kapok dan putus asa tidak mau belajar lagi karena kakinya sakit lantaran sering menghantam tanah,  tentu ia tidak akan dapat bersepeda dengan lincah, bukankah begitu?

Begitu juga dengan diri kita, diri kita berhak untuk menentukan pilihan, kemana arah yang akan kita tempuh, kemana tujuan hidup kita, bagaimana kita akan menjalani kehidupan saat ini dan masa depan>.
Itu semua adalah pilihan kita. Bukan orang lain yang bertanggung jawab atas diri kita, melainkan kita sendiri yang harus bertanggung jawab.
Ini bukan sebuah ramalan, jika dimasa kecilnya ia merokok, sering berkelahi, tidak mau menruti perkataan orang tua, dapat dipastikan kehidupan masa depannya kacau, jika ia tidak mau berubah.

Jika anda seorang pekerja Korea, dan ingin menjadi seorang pengusaha di Indonesia, maka belajarlah berhemat, menabung selama di Korea. dan pelajari tata cara berwira usaha yang baik.

Jika anda ingin pergi Haji, jangan hanya menunggu uang jatuh dari langit, tapi menabunglah dan pelajari tata cara Haji.

Jika kita ingin masuk Surga maka, landasi diri kita dengan akidah yang benar, pelajari Al Qur'an dan Ilmu Agama, selanjutnya laksanakan apa yang diperintahkan Allah dan Rasulnya dan hindari melanggar apa yang menjadi larangan Nya.

 Diri kita saat ini adalah hasil dari pilihan-pilihan yang dilakukan di masa lalu, dan masa yang akan datang tergantung apa yang kita lakukan di saat ini, oleh karena itu, mari lakukan hal-hal baik di saat ini, agar kelak bermasa depan baik.

Di awal bulan syawal ini, mari kembali tekatkan niat, lukis tujuan yang akan kita capai, dan tempuhlah jalanlah sesuai dengan rute  yang akan menghantarkan ke tujuan tersebut.
Tetap semangat dan Husnudon kepada Allah SWT
Man sabata Wa nabata.
( Barang siapa yang tetap, maka dia akan tumbuh )

Semoga bermanfaat :)


Read full post »

Jumat, 02 Agustus 2013

0 komentar
Membangun Kehidupan Menjadi Lebih Baik


Di era moderen ini banyak sekali bermunculan teknologi-teknologi canggih, seperti internet, televisi Smart phone, dan lain sebagainya. Namun sayangnya, kebanyakan teknologi-teknologi ini dikuasai oleh orang kafir, sehingga lebih banyak memuat tentang hal-hal yang bertentangan dengan syariat Islam. Dan terkadang juga ada suatu hal yang buruk yang dimuat dalam wadah yang keliatanya bernilai positif, padahal itu adaalah sesuatu keburukan. Memang, tidak semua yang dimuat adalah sesuatu yang condong ke suatu hal yang buruk, banyak juga yang baik dan bersifat membangun, tapi terkadang dalam kebaikan tersebut diselipkan sebuah keburukan, sehingga kita akan terbisiki untuk mengakses sesuatu yang buruk daripada yang baik, kita akan lebih senang melihat sesuatu yang sebetulnya merusak daripada melihat sesuatu yang bersifat membangun. Akhirnya bisa jadi, hati kita akan lebih condong kepada keburukan

Jika kita perhatikan kedaan umat muslim di sekitar kita, ternyata kebanyakan orang lebih senang datang ketempat maksiat dibanding pergi ke majelis-majelis Dzikir, sehingga timbul kemaksiatan dimana-mana, kejahatan dan kiminal juga terjadi di berbagai daerah di Indonesia, sehingga banyak dimuat dalam media, baik melalui media baca, radio, televisi bahkan banyak tersebar di dunia Maya dan dapat diakses setiap saat. Saat pagi hari,kita sering disuguhi oleh berbagai tayangan kriminal di layar Televisi, siang hari pun tidak jauh berbeda, dan sore haripun kembali disuguhi dengan tayangan yang sama persis, setiap hari disuguhi oleh tayangan-tayangan yang bersifat kriminal, dan akhirnya karena dilihat berulang-ulang akhirnya semua tayangan tersebut terekam di alam bawah sadar kita. Sahabat Muslim Tahukah Antum, Bahwa melihat tayangan yang memuat kriminalitas dapat membuat sakarotin di dalam otak berkurang, sehingga membuat seseorang sering was-was, mudah curugaan, murung dan lebih banyak pesimis. Ini merupakan hal yang sangat berbahaya, disamping dapat menimbulkan perpecahan juga dapat mencegah sebuah pembangunan kemajuan dalam diri seorang Muslim. 
Nah muali dari sekarang yuk hindari melihat berita-berita yang bersifat kriminal.

 Mari kita beriktiyar bersama untuk mengubah keadaan, dari miskin menjadi kaya, dari buruk menjadi baik, dari sempit menjadi lapang dan dari sebuah keadaan yang mengenaskan menjadi mengesankan, menjadi sebuah keadaan yang gemilang penuh dengan kebaikan yang disertai keimanan yang teguh.

Umat muslim adalah umat yang kaya, mulai sekarang mari bersama- sama optimis, walaipun kita belum kaya tapi seengaknya mempunyai mental kaya, pondasilah dengan sedekah sehingga orang-orang yang bersedekah dan yang mendapatkan  sedekah  saling ridho akan kesuksesan sesama Muslim agar Allah SWT juga ridho akan kesuksesan kita, Sehingga kita dapat menproduksi sesuatu sebanyak-banyaknya, mendistribusikan seluas luasnya namun juga harus mempunyai sifat Zuhud akan kekayaan harta, sehingga kita dapat mengkonsumsi sekedarnya saja.


Semoga kita menjadi golongan orang-orang yang selamat dari api Neraka.
Semoga kita menjadi golongan orang-orang yang kekal di dalam Surga
Sobat Muslim... YAKINILAH, bahwa Akhirat itu benar-benar ada
Suatu saat nanti kita pasti akan dikembembalikan kepada Robb semesta Alam
Dan akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dikerjakaan selama di dunia
Mari sama-sama mengkaji sebuah kitab yang tiad keraguan di dalamnya (Qur'anul Qareem)
Sehingga kita benar-benar memahami,
Darimana manusia diciptakan?
Untuk apa hidup di dunia?
Dan akan kemana setelah  mati?
Apabila sudah benar-benar paham dan dapat menjawab  ketiga pertanyaan ini InsyaAllah,
Kita akan menjalani hidup penuh IstiQamah dan penuh ketaatan
Sehingga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang bertakwa,
Termasuk orang yang berseri-seri disaat hari kebangkitan
dan mendapatkan Kemuliyaan dan semua hal yang dijanjikan oleh Allah SWT
                                          ~Wallahualam bisowaf~




Read full post »

Senin, 29 Juli 2013

0 komentar
Kegiatan Pesantren Ilmu Ramadhan di Gwangju, 
berlangsung dengan Meriah dan penuh Hikmah
 Udara segar menghembus di pagi hari, usai mengikuti berbagai macam kegiatan di malam Ahad, rasanya badan begitu pegal dan lesu, lantaran kegiatan berakhir sekitar pukul 12 PM. Belum lagi mikirin soal materi yang tadi disampaikan, badan rasanya susah diajak bersahabat untuk tidur malam.

 Baru tidur beberapa jam , tiba-tiba kami harus dibangunkan untuk melaksanakan, santap sahur bersama. Akhirnya dengan rasa ngantuk para peserta harus meninggalkan tempat
tidurnya.

 Usai sahur, kami langsung bergegas untuk menuju tempat wudhu, dan melaksanakan shalat subuh berjamaah. Baru ba'da subuh kami mengikuti serangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan oleh Panitia Pesantren Ilmu Ramadhan.

Acara kali ini sangat tertata dengan rapi. Diawali dengan Materi Zakat yang disampaikan Oleh Ustadz Rosihan Anwar, Lc. Beliau menyampaikan tentang pentingnya Zakat, Alasan mengapa harus berzakat, Nisab Zakat dan yang lebih menarik beliau juga mengadakan sesi tanya jawab, sehingga para peserta bisa menyampaikan unek-uneknya, bisa menanyakan apa yang belum mereka ketahui, dan yang lebih penting, mereka menjadi lebih paham tentang perkara Zakat.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan agenda Training Interaktif Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Nurhadi Sukma Waluyo ST, M, Sc. Beliau menyampaikan materi yang sunguh sangat menarki, bukan hanya sekedar materi biasa, namun ini sungguh luar biasa, karena berhasil mengubah suasana yang tadinya ngantuk-ngantukan menjadi sigap, dan penuh canda tawa, sehingga para peserta dapat merespon  dan mencerna dengan baik tentang materi yang disampaikan. Dalam Penyampaian materi yang Beliau bawakan, beliau mengajak para peserta untuk Mengenali diri sendiri, Memanajemen diri, dan juga menumbukhan Kekreatifan dalam diri. Derngan materi ini maka mengajak kita untuk melukiskan apa yang menjadi tujuan kita. Karena dengan mengetahui dan memastikan tujuan kita, maka kita akan tahu apa yang harus dilakukan, Kita akan tahu apa saja yang harus kita persiapkan untuk mencapai suatu  tujuan tersebut.

Usai Agenda Trening Interaktif ramadhan, kegiatan dilanjutkan dengan Istirahat pagi. Hingga pukul 10 AM.
Baru setelah itu agenda dilanjutkan dengan Capacity building dengan Materi Organisasi Profesional oleh Kang Andi Tirta ST M,Eng. Nah di dalam bagian ini kita diajarkan untuk mengelola diri, agar bisa mengelola sebuah usaha dengan baik, disini juga beliau menyampaikan berbagai pengetahuan dengan Korean saple sebagai negara yang bisa membangun  dunia industri dan dunia kebudayaan, hingga  menjadi negara yang maju. Materi ini sangat penting bagi para peserta, karena mengajarkan untuk benar-benar dapat memenej sebuah usaha, agar bisa sukses.

 Satu jam setengah berlalu, kelas Capacity building yang dibawakan oleh Kang Andy Tirta ST, M.Eng. pun berakhir,kegiatan dilanjut dengan Materi Prinsip Ekonomi syariah yang dibawakan oleh Kang Ali Fahmi B,IT, M.Eng. Beliau menyampaikan banyak hal tentang ekonomi syariah, mulai dari sekilas tentang ekonomi syariah, bagaimana membangun ekonomi syariah dan juga motifasi untuk membangun Ekonomi Syariah.

Kegiatan berlangsung dengan begitu meriah dan penuh keterbukaan. Satu hal yang paling menarik untuk dilihat adalah, materi yang disampaikan Narasumber begitu terarah dan sesuai tahapan-tahapannya. Mulai dari dasar yaitu tentang Zakat dan sadakah, dilanjut dengan membangun diri agar sukses dan banyak uang, setelah itu diajarkan memenej uangnya dengan baik, dan baru setelah benar-benar memenej usaha dengan baik, dan sukses, baru diajarkan tentang  Membangun Ekonomi sesuai dengan Syariah Islam.

Apresiasi dan ucapan terimakasih kami haturkan kepada para Panitia,  Para Narasumber dan juga para peserta yang telah mengikuti pesantren ramadhan dengan penuh respon, dan super baik.Semoga Allah SWT membalas dengan pahala yang berlipat ganda.




Dalam Pantauan Mata Lensa



























 






Read full post »

Jumat, 19 Juli 2013

1 komentar
Pelajaran dari-Nya melalui Asesoris Pohon Sakura


   Sebuah proses belajar mengajar tidak hanya terjadi antara Guru dan Murid, Seorang Motivator dengan peserta seminar, namun terkadang pelajaran hidup bisa datang dari penglihatan mata di sekeliling kita, dan jika direnungi lebih dalam terkadang suatu pelajaran yang kita anggap biasa, bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga. Oleh karenanya mari kita Mentadzaburi alam sekitar dengan Mata Hati.

Mungkin setiap orang tahu akan wujud bunga sakura, walaupun sebagian orang belum bisa melihat secara langsung. Namun mungkin Anda belum mengetahui keunikan dalam fase pertumbuhannya. Ada sebuah keunikan yang terjadi pada Pohon Sakura, yang mana ia disaat pertengahan musim semi ia menghiasi ranting-rantingnya dengan bunga, baru setelah itu tumbuhlah daun-daunnya.

Sumber gambar, Google

Disaan musim dingin ia hanya nampak seperti kayu kering yang mati, hanya telihat ranting-ranting kering yang mungkin kurang memberi manfaat bagi sekitar. Untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya ranting-ranting itu memanfaatkan cadangan makanan yang terletak pada Akar agar tidak kering.
Begitu halnya juga saat kita bayi, kita belum dapat mengasup makanan sendiri, dan harus mendapatkan Asi dari seorang Ibu.




Sumber gambar, Google
 Selang beberapa bulan kemudian, cuaca mulai menghangat, ranting-ranting Sakura lambat laun mulai menampakkan tunas-tunas kecil dan  beberapa minggu kemudian tumbuhlah bunga yang begitu indah mempesona. Walaupun ia belum mampu melakukan Fotosintesis dan belum mampu menghasilkan Oksigen, namun ia memperlihatkan sebuah pemandangan yang dinanti oleh setiap orang yang ada di sekitarnya. Sebuah pemandangan yang begitu indah, yang mampu menyejukan mata bagi setiap jiwa yang memandang, mampu menghilangkan kepenatan masalah, mampu mengobati kejenuhan, disebabkan  karena aura keindahannya. Tapi fase ini hanya berlangsung selama 1-2 minggu. setelah itu sedikit demi sedikit kelopak bungannya mulai berguguran.
Begitu juga dengan masa remaja kita, masa-masa yang mana saat itu kita dapat memberikan
kebaikan kepada orang-orang disekeliling kita, mampu mengharumkan citra sekolah dengan prestasi, bersifat sopan santun terhadap yang lebih tua, berbakti kepada orang ke dua orang tua terutama Ibu dan mampu memberikan aura senyuman kepada orang yang kita tuakan, ataupun kepada orang yang kita sayangi. Namun masa remaja kita hanya sebentar, oleh karena itu jangan disia-siakan.


Sumber gambar, Google
Setelah semua bunganya berguguran, barulah tumbuh tunas-tunas hijau muda dan beberapa saat kemudian ranting-ranting itu dihiasi dengan daun lebat berwarna hijau pekat nan lebat. Nah difase ini baru ia mampu melakukan Fotosintesis dan mampu menghasilkan Oksigen yang dihirup oleh makhluk hidup. Difase inilah ia mampu memberikan manfaat, baik dari segi materi maupun non materi. Daunnya yang lebat mampu memberikan perlindungan dari terik sinar Matahari bagi yang berteduh di bawahnya. Daunya yang hijau indah mampu memperlihatkan sebuah pemandangan yang indah. tidak hanya itu, ia pun mampu menghasilkan butiran-butiran biji, yang akan menjadi bakal pohon sakura yang baru.Fase ini berlangsung cukup lama, dari pertengahan musim semi sampai menjelang musim gugur.

Pelajaran yang bisa kita ambil di fase ini adalah, dimana saat waktu muda kita, kita diisyaratkan untuk mampu memberikan manfaat kepada orang-orang di sekitar, tidak hanya dengan sekedar senyuman, dan sopan santun, namun harus memberikan materi kepada ke dua orang tua, dan juga kepada orang lain.
Disaat inilah kita harus berusaha untuk berbagi dengan orang lain, tidah hanya mampu mengisi perut sendiri, namun mampu menghasilkan sesuatu yang lebih. Dan disaan ia diamanahi untuk membina sebuah keluarga dia mampu berbagi kasih sayang, dan juga mampu memberikan keturunan yang diharapkan bisa membangun bangsa. Seorang Pemuda/Pemudi yang ideal mampu memberikan sumbangsihnya bagi orang-orang di sekitarnya.
Sumber gambar Google


Berbulan-bulan daun itu tetap utuh, sebagai dapur Fotosintesis. Namun pada saatnya, satu-persatu ia mulai menguning dan gugur. Semua ini terjadi karena ketetapan Sang Pencipta.
"Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahui kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang didaratan dan di lautan, dan tidak sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula) dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata( Lauh Mahfudz)''. (QS Al An'am : 59)
 Setiap yang hidup pasti akan mati, namun alangkah baiknya jika sebelum ajal menjemput, ia mampu mendidik keturunannya dengan baik,ia mampu melakuakn berbagai kebaikan, ia mampu membawa Iman saat ajal menjemput.

Rekan-rekan yang saya Cintai karena Allah. Marilah kita menengadahkan tangan, baik saat susah maupun senang, memohon ampunan kepada Nya, agar terhindar dari panasnya api Neraka,
Barakallahu fikum,,,,,




Read full post »

Sabtu, 13 Juli 2013

0 komentar

Secuil Renungan di pagi hari

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, baik di bulan depan, pekan depan, hari besok bahkan sekian detik kedepan kita tidak pernah tahu apa yang akan menimpa kita dan sekitar kita. yang kami upayakan adalah melakukan yang terbaik.
Setujukah Anda? Jika Ada orang  yang mengatakan
"Jika hari ini lebih baik dari kemarin, maka ia tergolong dalam orang'' yang beruntung"
"Jika hari ini sama dengan hari kemarin, maka Ia telah tertipu"
" Jika hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia tergolong dalam orang'' yang mendapat murka Allah"
Maka dari itu mari kita Husnudhon kepada Allah SWT semoga kita selalu dalam pelukan Rahmat-Nya.
Mari lakukan hal yang terbaik di setiap hembusan nafas kita. Mari saling mengingatkan, dan tolong menolong dalam hal kebaikan. Semua yang kita kerjakan pasti diketahui Oleh Allah SWT.
Allah mengetahui apa yang di darat dan di lautan, tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahui(pula) dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz).

Read full post »